?

Log in

 
 
12 October 2010 @ 08:52 pm
NishiYama Happy Family -Family 4-  

 

FAMILY 4
~When the children grow up~

siang hari, sinar matahari berada di atas 90 derajat arah angka 12 jarum jam didalam keheningan *tumben monolognya serius.. kekeke* , keluarga NishiYama terdiam tak seorangpun mengeluarkan satu patah kata. Tomo dan Shanie yang diberikan tatapan membunuh oleh anak mereka.. Astri. serta Ryo dan Dina yang bahkan tidak dilirik oleh anak perempuannya.. Umi.

“gw ga mau tau, jelasin ada apa ini?! kaachan ama daddynya si umi ngapain kuda-kudaan?? ” astri dengan gaya tangan di depan dada dan muka mengkerut kayak abis di kentutin naga menatap ibunya yang udah keringet dingin.

“err.. itu, sebenernya.. lagi dipijitin!! iya bener.. iya kan ryo? tadi lu mijitin gw kan ya? haha.. hahaha..haha” jawab shanie maksa.

sambil memicingkan matanya, astri menatap mata ryo lebih dalem..“ beneran itu daddy?! daddy cuman mijitin kaa-chan? tapi kenapa yang mijitin kaa-chan musti daddy bukannya too-chan?! nah ntu juga too-chan ngapain didalem kamarnya mommy-nya si umi? kuda-kudaan juga?.. “ hening sebentar, tak ada yang menjawab pertanyaan astri.astri sambil menatap satu persatu orangtua dihadapan matanya kemudian menjerit menangis ..“...KENAPA GW GA DIAJAKIN ??!!! huweeeeeeee~~ ”

“EEEEEEEEEEEEEEEEEE ?? ” teriak shanie-tomo-dina-ryo. “untung anak lo bego mo! untung aja!!” bisik Dina ke Tomo.

“nampaknya anak lo bakal lama kena akhil baligh nya ini nie.. ” bisik Ryo ke shanie.

“cup..cup ya as..udah jangan nangis lagi.. iya ntar kalo kita kuda-kudaan astri bakalan diajakin deh.. udah tadi mau apa manggil kaa-chan? ” shanie dengan muka nahan ketawa sambil rasanya ingin teriak ke seluruh dunia “UNTUNG ANAK GW BEGO!” menepuk-nepuk punggung astri yang masih nangis segukan.

“hiks.. beneran yak? ntar gw diajakin.. masa seneng-seneng anak nya ga diajak.. T__T ah iya, tadi pengen minta duit! pengen beli es mambo.. ”

“es mambo apaan as? ” umi dengan wajah datar dan barusan banget ngeluarin suaranya setelah sekian lama terdiam menatap astri dengan tatapan penasaran.

“iya es.. es namanya es mambo.. nape mi, lu mau? ” jawab astri so iye karena tau ada es namanya es mambo.

“iya gw mau.. mommy, mau minta uang dong.. mau beli es yang sama kayak astri.. ” ucap umi sambil menyodorkan tangannya yang kecil dihadapan Dina.

“yaudah nih.. maen aja dulu diluar ya.. mommy ngantuk mau tidur.. ” sambil ngasiin duit sama umi, dina tersenyum lebar sambil dalem hati berteriak “UNTUNG GW PUNYA ANAK SEDINGIN ES DI KUTUB UTARA!! ”

 

kedua anak itu berlari keluar rumah mengejar tukang es mambo yang sudah agak menjauh karena mereka berdua lama berada didalam rumah. mereka lupa dengan apa yang mereka lihat sebelumnya, mereka lupa akan kecurigaan mereka berdua. dan rahasia diantara ayah dan ibu mereka pun sampai detik ini masih belum terbongkar. yah.. untung. sangat beruntung bahwa mereka masih berusia 7 tahun, mereka masih anak-anak yang pengetahuannya belum sampai kesana. tapi apa yang seperti itu masih bisa disebut untung? jangan salah.. keturunan NishiYama ini tidak selamanya polos dan dingin seperti layaknya astri dan umi, mungkin saja keturunannya selanjutnya lebih kritis dan lebih.. lebih.. lebih..

 

*******************************************

  

                satu tahun berlalu, kini shanie dan dina mengandung kembali, ini adalah anak ke dua dari mereka berdua. masih tetap tidak bisa diyakinkan siapa ayah sebenarnya dari anak-anak dari perempuan-perempuan ini. ternyata bertukar-tukar suami juga membingungkan pemirsa, kalau anda dapat menebak dengan tepat siapa ayahnya astri, umi dan jabang bayi yang ada di kandungan shanie dan dina, saya kasih hadiah deh.. *narasi macam apaan ini lha?! XD*

 “abaang.. abang abang abang abang.. ” dengan muka so’ imut shanie memeluk tomo dari belakang. saat itu tomo tidak memakai atasan sama sekali dengan kata lain topless. “apa sayang? ” tomo berbalik kemudian tersenyum pada shanie dengan sangat manis.. (inner author : ya ampun betapa saya merinding disko ampe bulu ketek berdiri membayangkannya.. XDDD )

“boleh ga shanie minta sesuatu? boleh ya? boleh dong.. ”

“minta apa? .. ” ucap tomo lembut lagi.

“minta apa aja boleeeeh.. ngga! serius ini.. sebenarnya... sebenernya badan lu bau banget bang!! mandi sana! >.<  ” bentak shanie sambil mendorong tomo. “makanya jangan asal meluk, barusan banget pan gw baru beres fitness sambil bersihin comberan depan rumah.. ”

“sial lu bang!.. ”  

 

                hari demi hari berlalu, bulan demi bulan pun berlalu begitu cepat. saat ini, shanie yang masih mengandung 6 bulan sedang duduk dengan resah menunggu kelahiran bayi Dina yang kedua di depan ruang tunggu rumah sakit bersalin dekat rumah mereka sementara ryo dan tomo tidak berada di sana untuk ikut menunggu kelahiran bayi.

“ini para laki-laki pada kemana sih? gw juga kan lagi hamil masa kudu nunggu begini sendirian.. mana malem-malem pula ini.. ” shanie bergumam sendirian sambil ga henti menggosok-gosokan tangannya karena udara ketika itu sangat dingin.

 

detik demi detik berlalu, dan shanie melewatinya dengan sangat cemas, cemas bukan karena ini adalah pertama kalinya Ia menunggu seseorang melahirkan, karena dulu dia lah yang ditunggu seperti ini.. akan tetapi karena dia ingin ke WC tapi tidak ada yang mengantarnya.. tiba-tiba terdengar suara bayi sangat lantang dan jelas menggema di sepanjang lorong rumah sakit bersalin tersebut..

 

 ENYAAAAAAAAAK...ENYAAAAAAK... ENYAAAAAAK... ENYAAAAAAK.. ENYAAAAAAK..

 

“eeeh?! ini apa gw kagak salah denger tapi kok suara bayinya? chotto.. BAYI?!!! aaah si Dina lahiran!! ” shanie langsung loncat kegirangan(ibu-ibu satu ini ga takut bayi didalem kandungannya berojol darurat karena shock) mendengar suara bayi (yang agak sedikit aneh) terdengar dari dalam ruangan Dina bersalin, dengan segera dia mengeluarkan handphone daridalam saku dasternya kemudian mencari-cari sebuah nama untuk ditelpon. Ia menempelkan telponnya ditelinga.. terdengar suara nada tersambung disana..

moshi..moshi.. ?

“RYO!! ISTRI LU MELAHIRKAN!! ” shanie berteriak.

heeee?? sugu ikimasu!!

YAH.. begitulah percakapan singkat mereka ditelpon. tak lama kemudian, hanya dapat dihitung menit, terdengar suara hentakan kaki seperti seseorang bahkan dua orang berlari dari lorong tempat shanie menunggu. keluarlah seorang dokter dari ruangan bersalin dina sambil membuka maskernya.

“gimana sensei--- huh..huh.. ---istri dan anak saya? ” sambil terengah dan membawa satu booklet bunga mawar merah segar ryo menatap dokter yang membantu dina melahirkan diikuti tomo dibelakang ryo yg terengah-engah.

“selamat. anak bapak perempuan.. ibu dan anak selamat..” ucap dokter yang terlihat sangat cekatan itu sambil tersenyum kemudian pergi.

shanie, ryo dan tomo langsung menyerbu masuk ruang bersalin, ryo terlihat sangat kegirangan melihat anak yang dina gendong di gendongannya adalah anak keduanya, anak perempuan yang gemuk dan sangat lucu.

“gw mau liat anak gw... Na! gimana dia na ? mirip sama gw kan? ” sambil menggendong anak perempuannya tersebut, ia tersenyum begitu bahagia.

“tenang aja.. liat 3 bulan lagi, anak gw pasti lebih cakep dari anak lu ryo-chan! ” tomo dengan sombong sambil megang-megang perut istrinya yang sudah membesar itu tertawa.

“blagu lu!! hahahaha.. ”

tawa bahagia terdengar disana , kebahagiaan atas lahirnya seorang anak kedunia ini adalah kebahagiaan yang tidak ada bandingannya. menyaksikan lahirnya mahluk hidup yang diberi akal dan pikiran serta disempurnakan oleh Tuhan adalah kebahagiaan yang tiada tara.. hari itu, dimalam yang dingin itu, satu lagi anak perempuan manis mengisi kebahagiaan keluarga besar Nishiyama. mereka memberi nama anak perempuan itu Nishiyama Nifa.

“ngomong-ngomong, oh iya nie.. anak-anak dimana? ga lu bawa? ” tanya tomo melihat tidak ada seorang pun anak-anak sekitar berumur 8 tahun disekitarnya.

“MAMPUS!!! shanie tinggal di rumah bang itu mereka!!” ucap shanie menepuk pelipisnya.

“bencana ini namanya.... ” para orangtua itu mulai keringet dingin memikirkan akibatnya meninggalkan anak-anak sulungnya di rumah.

 

sementara itu dikediaman Nishiyama..

“kaa-chaaan.. kaa-chaaaaaan!! KAA-CHAN DIMANA?!!” sambil menggosok-gosok matanya astri berjalan sempoyongan kedalam kamar orang tuanya.

“mommy.. umi pengen pipis mommy.. ” sambil setengah tertidur, umi berjalan menuju kamar orangtuanya juga.

“are? umi!! ngapain lu?!” astri menatap umi yang masih setengah tertidur dari pintu kamar orang tuanya itu.

“astri juga ngapain disitu? para orangtua berisik itu dimana sih? pengen pipis niiih~ ” umi sambil memegang –piiip—nya menatap astri dengan wajah datar.

“sekali-sekali lu ngomong pake ekspresi napa mi.. gw kan bingung apa lu bener-bener pengen pipis ato cuman megangin celana.. ”

“GUE BENERAN PENGEN PIPIS BEGO!! ” teriak umi sambil menatap astri dengan tatapan membunuh..

“buseet sekalinya ada ekspresi lu kayak singa ngamuk karena digundulin!! gw nyari kaa-chan. tadinya mau cerita kalo tadi gw mimpi ketemu cowo cakep telanjang depan gw.. tapi kayaknya kaa-chan ama too-chan ga ada.. ” kata astri sambil terlihat sedang berfikir.

“lagi-lagi dipikiran astri ada cowok cakep telanjang.. kali-kali umi juga pengen mimpi begitu.. ” –masih dengan wajah datar—umi memegang celananya lebih kuat dari sebelumnya..

“imajinasi gw kan keren! KAA-CHAAAAAAAAAAAAAAAAAAAN!!! kaa-chan!! kaa----” belum sempat astri meneruskan teriakannya, terdengar suara mendesis seperti kacang digoreng dihadapannya.. air berwarna agak kekuningan mulai menggenang disekitar umi.

“mi.. itu aer apaan dibawah lo ? ” tanya astri cengo.

“ini.. in.. umi.. huweeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee~~~” umi lari ke kamarnya langsung tanpa menjawab pertanyaan astri.

sambil mendekati cairan yang berwarna kuning itu. “ini bau.. bau kencing.. ini.. EEEEEEH?? SI UMI KENCING DICELANA???!! ” astri berteriak dan terdengar suara pintu di tutup sekenceng-kencengnya dari kamar umi...

 

*******

 

                mengingat bahwa anak-anak mereka itu tidak bisa ditinggal sendirian, shanie dan tomo langsung melesat meninggalkan rumah sakit bersalin yang hanya beberapa ratus meter dari rumahnya. sesampainya di rumah, keadaan rumah sangat hening.. hening sampai-sampai suara jam dinding yang berdetak pun tidak terdengar (jelas aja orang jam dindingnya juga mati soalnya batrenya abis.. haha).

“AAS!! lu dimana? too-chan pulang.. ” tomo berteriak, namun tak ada tanda-tanda anaknya yang agak tomboi itu muncul dihadapannya.

“udah tidur kali bang.. ” ucap shanie sambil matanya tetap mencari-cari sosok anaknya itu.

 

BUG! BRAK! CREK! DUNG! BLETRAK! NGEK!

 

terdengar suara gaduh di lantai 2, ah! itu adalah kamar umi.. tomo yang mendengar kegaduhan itu langsung berlari menuju lantai 2 dan..

“SUARA APAAN I---” belum sempat tomo melanjutkan ucapannya, dilihatlah umi dan astri yang sudah tak berbentuk tergeletak di lantai..

“ASTRI!! UMI!! NGAPAIN KALIAN?!” ia langsung masuk kedalam kamar dan berusaha membangunkan anaknya yang tergeletak dilantai tidak memakai kaos.

“i-itu.. tadi kan astri cuman ngecek soalnya si umi pi--” BUG!

astri terkena tonjok dari umi lagi padahal ia sama sekali belum melanjutkan kata-katanya. “APAAN SIH LU KAMPRET!! depan bokap gw aja lu berani nonjok gw hah?!” astri mengamuk dan langsung menjambak rambut umi..

“eeeeeeh? udah udah!! kalian ini cewe.. malah berantem!! udah kalo masih berantem aja too-chan turun kebawah !! ”

“BODO!!! ” teriak umi dan astri berbarengan.

 

pertengkaran umi dan astri berlanjut sampai setengah jam kemudian, tomo yang sudah mulai stress melihat anak-anak itu masih bertengkar terpaksa turun kebawah dan menikmati secangkir kopi. (ini bapak juga geblek!!)

“bang.. itu anak-anak ga apa-apa didiemin gitu lagi pada berantem? ” tanya shanie.

“udahlah.. entar kalo cape juga berenti.. ” ternyata benar! tak lama setelah tomo berbicara seperti itu, suara gaduh di kamar umi pun berhenti. tak ada lagi suara mainan yang dilempar, suara gaduh lantai karena sesuatu bergulingan di atasnya, suara lampu pecah.. (ini pertarungan orang apa macan? LOL ) dan suara teriakan saling mengejek dari mereka berdua. suasana rumah kediaman Nishiyama kembali damai, hening dan tenang. saat-saat yang paling nyaman namun menakutkan di rumah itu.

                tomo langsung bergegas naik keatas, membuka pintu kamar umi dan ternyata benar.. kedua anak perempuan itu sudah tertidur pulas di lantai. walau mereka nakal, tapi ketika mereka tertidur, mereka tetap seperti malaikat yang manis. mereka tetap anugerah yang Tuhan berikan untuk keluarga mereka.

“anak-anak too-chan memang anak-anak yang paling manis.. ” tomo tersenyum sambil menatap wajah umi dan astri bergantian. “terima kasih sudah terlahir kedunia ini.. terima kasih sudah memberikan kami kebahagiaan.. ” lanjutnya sambil menggendong umi naik keatas tempat tidurnya kemudian mencium keningnya.

“anak too-chan yang satu ini juga paling manis! ” sambil menggendong astri di punggungnya, tomo tersenyum.. ”tentu saja~ aku memang manis.. ” terdengar suara astri pelan di telinga tomo.. tomo kemudian tertawa pelan, shanie yang melihat suaminya tersenyum sambil menggendong anak perempuannya itu merasa heran bercampur bahagia. bukankah suatu kebahagiaan apabila orang yang kita cintai juga mencintai sesuatu yang kita cintai? layaknya seorang istri yang sangat bahagia karena suaminya menyayangi anaknya dengan sepenuh hati. keluarga Nishiyama akan terasa benar-benar lengkap ketika malaikat-malaikat manis nan enerjik menghiasi keluarga mereka. keluarga Nishiyama akan terasa hangat ketika malaikat-malaikat itu tersenyum manis seperti dalam tidurnya sekarang ini. terkadang malaikat itu bertengkar, tapi malaikat itu suatu hari akan saling melindungi.. menyadari betapa mereka saling membutuhkan, mereka semua bersaudara.. indah bukan?

 

***************************************

 

3 bulan kemudian, ketika Nifa kini menjadi bayi mungil yang manis, shanie pun melahirkan. anak perempuan yang manis lagi. mungkin benar, keluarga Nishiyama akan dihiasi oleh malaikat manis juga lucu seperti astri, umi, dan nifa.. ditambah 1 malaikat lagi datang untuk memberi keramaian di keluarga tersebut. Nishiyama Lha.. anak yang terlahir tidak segemuk kakak-kakaknya itu menjadi perhatian anak-anak itu, tentu saja tidak untuk nifa karena ia juga masih bayi.

“too-chan! ini ade gw yang baru? asiiiiiik~~ ” tanya astri dengan girang.

“iya.. ntar adenya dijaga yak... kan udah gede! kudu bisa jaga adeknya.. ” jawab tomo dengan nada kebapak-an.. (emang udah bapak-bapak XD)

“boleh ga gw nyoba gendong? ”

“emangnya astri bisa? ” tanya shanie ragu-ragu untuk memberikan anak bayinya itu pada anak pertamanya untuk digendong. “bisa kok!! gw aja bisa gendong bonekanya umi.. masa adek sendiri ga bisa!”

“ITU BUKAN BONEKA!! TAPI NIFA! ADEK GW DODOL!! ” umi mendadak bersuara.

setelah pertengkaran tidak jelas itu, akhirnya shanie menyerahkan bayinya itu pada anak pertamanya itu, sesuatu yang tidak dapat diduga terjadi! astri malah menggendong adiknya di punggungnya. dengan sigap tomo langsung mengambil bayi perempuannya dari punggung astri.

“BEGO!!! ini masih bayi!! kenapa digendong di punggung?! ” karena kaget, tomo jadi membentak astri. untung astri bukan anak seperti umi, yang dibentak akan langsung menangis dan tidak keluar kamar 3 hari..

“ta-tapi kan too-chan gendong gw juga selalu dipunggung kan?! ” jawab astri.

“gini ya sayang... aduh astri.. umur lu itu udah mau 9 taun masih aja ga ngerti.. astri udah gede, ade bayi masih kecil.. jadi digendongnya harus kayak gini yak.. ” sambil rasanya pengen nimpuk ni anak pake kursi kayu, ryo memberi tahu astri dengan pelan-pelan.

“ooooooh.. yaudah kalo begitu. nanti aja gw gendong bayinya pas dia udah gede ah.. ” ucap astri sambil melengos pergi keluar dari kamar shanie. semua bisa berlega hati karena si bayi bisa diselamatkan karena itu bocah bisa langsung mengerti dan keluar dari kamar.

 

                                                                *****

 

tidak terasa kini nifa dan lha sudah berumur 5 tahun dan astri serta umi sudah masuk SMP. seiiring bertumbuhnya mereka, nifa dan lha tidak pernah sekalipun akur. Lha yang begitu menyayangi bapaknya (sampai kadang-kadang ga suka ibunya meluk bapaknya didepannya) itu serta Nifa yang mempunyai sifat kebalikan dari Umi yang dingin, Nifa adalah anak cerewet yang begitu kritis dan tidak suka sesuatu menghalangi jalannya itu tidak pernah bisa akur dengan Lha. bila bertemu muka mereka pasti langsung bertengkar, ada apakah gerangan? sebenarnya dulu ketika berumur 3 tahun mereka itu akur, tapi suatu kejadian membuat mereka menjadi tidak akur. sebenarnya ini dikarenakan mereka berdua sama-sama kritis!

                                                                                *****

2 tahun yang lalu.

 

“pokoknya lha ga mau nonton cepongbob!! apaan itu pilem walna kuning begitu!! jelek!! ” seperti kebanyakan bocah yang baru bisa ngomong, lha dan nifa sudah sangat lancar berbicara diusianya yang masih dini.. jangan-jangan emaknya ngidam jadi tukang seles makanya anaknya begini..

“tapi nipa kan cuka cepongbob!! yaudah minta aja cana cama too-chan tipi lagi!! jangan ganggu tipinya nipa!dalipada lha cukanya nonton cemekdon (smackdown), mendingan cepongbob! ”

“iiiiiiih!!” mulailah aksi jambak menjambak bocah umur 3 tahun ini, walau mereka masih bocah berumur 3 tahun, mereka bisa bertengkar layaknya pertengkaran astri dan umi.. lempar mainan gigit-gigit buat penumbuh gigi, lempar bantal, bahkan lempar kursi.(yang terakhir boong XD)

 

*****

 

 

sudah 2 tahun berlalu, nifa dan lha kini sudah masuk SD, bahkan di SD yang sama. setiap pulang sekolah mereka selalu berpakaian kotor. mungkin ini yang dimaksud keturunan Nishiyama akan lebih.. lebih.. lebih.. yah, karena mereka berdua lebih kritis, lebih bego dan lebih sering berantem.

“NIFA!! kenapa baju kotor begitu! dasar !anak cewe ga boleh begitu.. ” Dina yang melihat seragam nifa penuh lumpur itu langsung memarahi anak keduanya itu.

“nifa kalo suka lumpur bilang sama daddy, pasti dibeliin..dulu waktu nee-chan suka sama kodok, daddy juga beliin kok” dengan muka datar, umi menatap nifa yang menunduk lalu melengos ke kamarnya. semakin dewasa, umi semakin menjadi anak yang dingin.

“BEGO! kagak kagak.. udah jangan dengerin kakak lu.. udah mandi sana..” dina yang geram karena pasti nyucinya susah itu langsung ngebantuin nifa lepasin kancingnya.

“tapi kan nyak!! tuh gara-gara si lha gw jadi begini!! enyak tuh gak tau yak kalo si lha nyebelin banget!nyebelin rasanya minta dipukul terus.. dasar anak curut.. ” ucap nifa semangat.

ya tuhan anak gw manggilnya aneh-aneh sama gw.. ” jeritnya dalam hati. “kalian ini kan bersaudara, jadi seharusnya jangan berantem dong.. ” ucap dina menasehati.

“satu lagi!! panggil mommy! jangan enyak.. ” lanjutnya.

“gw mandi dulu dah nyak.. ”

“BERHENTI MANGGIL GW ENYAK!! ” teriak dina tapi nifa terus berjalan tak mendengar teriakan ibunya itu.

“kenapa Na? nifa berantem lagi sama lha? anak itu.. ” Ryo yang baru mau siap-siap berangkat ke jimusho menghampiri dina yang masih keliatan geram ama anak keduanya itu.

“iya udha.. haah.. oh iya, udha sekarang ada syuting iklan yak ? ” sambil benerin dasinya ryo, dina bermanja-manjaan di dadanya ryo.

“iya.. lu mau apa pas gw pulang nanti? ” ucap ryo sambil tersenyum manis.

“cukup udha pulang selamat aja udah cukup kok.. tapi ntar bawain takoyaki ya dha..”

“sama aja minta sesuatu dodol!!” ucap ryo sambil mengusap rambut dina lembut. beruntung sekali dina dan ryo tidak memiliki anak yang father complex seperti dibawah ini..

 

“too-chaaaaaaaaaaaaan~~ too-chan! si nifaaaaa~~ huweeeeee..” iyak! kali ini giliran si cengeng yang father complex beraksi.

“kenapa? kenapa? apa yang sakit? itu kenapa baju lo kotor lha??” tomo dengan sigap langsung menggendong lha yang nangis (pada dasarnya tu bocah seneng banget bisa digendong bapaknya).

“nifa... too-chan, nifanya jahat!! T_T tadi gw didorong ampe kotor bajunya.. ” lha dengan manja semakin memeluk tomo erat, datanglah shanie karena melihat anak bungsunya itu begitu manja sama tomo langsung sedikit cemburu. (sebenernya ga etis cemburu sama anak.. gyahaha)

“eeeeh!! lha itu too-channya kotor dong bajunya.. too-chan kan mau syuting itu, jangan minta gendong dong.. ” shanie langsung menggendong lha turun dari pangkuan tomo. “ini kenapa kotor seragamnya??!” lanjutnya panik.

“berantem ama nifa.. si belut sialan! ” jawabnya ketus.. (giliran ditanya ibunya dia akan seperti ini, harap dimaklum, anak yang father complex ini memang licik).

“udah nie ga apa-apa.. anak ini pengen manja-manjaan ama gw dulu kali.. ” tomo senyum sama lha, lha langsung tersenyum bahagia. “yaudah.. lha mandi ya.. atau mau too-chan mandiin? ” lanjutnya.

“MAU MAU! MAU DIMANDIIN!! ” lha menjawab dengan semangat 45.

“ngga ngga ngga!! mandi sendiri sana.. kakak lu aja ga pernah dimandiin too-chan lu lha!! liat tuh astri!!” shanie sewot.

“yeeee.. kaa-chan mau dimandiin too-chan yeeee~~ tapi too-chan kan sayangnya sama lha! yee~~”

“MANDI SANA!!! ” bentak shanie pada lha, dengan nakal dia malah menjulurkan lidahnya pada shanie sambil bergegas mandi.

“masa sama anak aja cemburu nie.. ” tomo tersenyum pada shanie dengan sangat lembut, sambil membelai lembut rambutnya shanie.

“ngga kok.. yang istrinya kan shanie bukan anak-anak.. oh iya, malam ini pulang jam berapa? ”

“kayaknya gw pulang bareng ryo-chan kok hari ini.. mau dibawain apa? ” ucap tomo sambil memeluk shanie.

“cukup abang pulang selamat kok.. tapi bawain takoyaki ya.. ” ucap shanie sambil tersenyum so’ imut.

“yee sama aja minta dibawain sesuatu itu mah!! ” tomo dan shanie tertawa.

 

7 jam kemudian---perjalanan pulang ryo dan tomo.

“pi, shanie minta dibeliin takoyaki juga yak ? ” ryo yang saat itu membawa satu keresek berisi takoyaki juga menatap kantong keresek tomo yang berisi takoyaki.

“iya.. kok bisa samaan yak ama dina? yaah istri kita emang sehati dah ryo-chan. yang satu minta itu, satunya lagi minta samaan. cuman sayangnya anak-anak ga ada yang sehati. bingung gw sama lha nifa yang berantem mulu.”

“iya sama .. belum lagi anak gw yang pertama pi, si umi!! dia kalo diem emang diem banget.. tapi kalo ngamuk bahkan gw aja gak sanggup dah!! apalagi kalo mulai berantem ama astri, walau emang jarang berantem tapi kalo sekalinya berantem mereka udah kek pertarungan alien vs predator!!” ryo dengan semangat membahas anak-anak mereka yang punya karakter yang sangat ajaib dan tidak sama dengan anak-anak lainnya itu. lalu terdengar suara samar-samar terdengar di balik gerobak takoyaki yang sudah tidak dipakai seperti suara bayi yang sedang menangis..

 

oeeee... oeeeeeeeee... oeeeeeeee..

 

“pi!!! denger gak??!”

“denger apaan? ” jawab tomo penasaran juga. “ADA SUARA BAYI NANGIS!!” Ryo dengan antusias mendekati suara bayi dibalik gerobak takoyaki itu dan ternyata benar!! ada seorang bayi perempuan manis dan sehat sedang menangis menjerit-jerit di bawah kolong gerobak takoyaki itu.

“PI PI!!! ADA BAYI!! BAYI!! ” ryo langsung sewot liat bayi.

“gimana ini?? kita bawa aja ke rumah? tapi kalo istri-istri nanyain ini anak siapa gimana?? ”

“yaudah bawa aja dah ke rumah!! bawa! bilang aja ni bayi anak kita pi!” jawab ryo.

“maksud lo nyong?! ntar shanie kira kita belok! masa cowo sama cowo punya anak!! ” tomo yang bego malah ragu-ragu mau menggendong anak bayi manis itu.

“BEGO!! maksudnya kita ngadopsi anak ini dari panti asuhan gitu ato gimana.. lagian gw straight!! gw masih sayang dina kali!”

“eeuh gw juga!! ” jawab tomo sambil menggendong bayi itu. “yaudah kita bawa ke rumah.. mungkin dia malaikat yang akan membuat anak-anak kita yang punya karakter ajaib itu akur.. ” lanjutnya.

“oh iya mau dikasih nama siapa? gw kasih nama enggar ya.. ” kata ryo sambil berjalan sambil sesekali melihat bayi yang tomo gendong.

“kok enggar? kayak nama cowok!! ini kan anak cewe!! ”

“udah enggar aja! bagus.. dia jadi penerang buat keluarga kita nantinya.. lebih banyak anak-anak di rumah semakin bagus. rumah jadi g pernah sepi.. ”

“yaudah.. mulai sekarang anak ini kita kasih nama Nishiyama Enggar.. ”

 

 

CONTINUE..

 
 
Current Location: in front of computer
Current Music: melody - funkist
 
 
 
din4mo: Kei XDDdin4mo on October 12th, 2010 02:30 pm (UTC)
GEBLEEEEEEEEEK!!!! bwahahaha,,
perut gw sakit banget, lha.... jiakakakakak~ parah! parah !!!
lha_chanlha_chan on October 12th, 2010 02:34 pm (UTC)
apaan yang parah yak?? *siul2*

ini kan masih lebih normal dari yang family2 sebelumnya!! gyahahahhaha
enggarenggar on October 12th, 2010 02:46 pm (UTC)
nandeeeeee? saya jadi anak d temuin d kolong gerobak takoyaki >_____<' huweeeeeeeee mana ngurusin nama aja para baba pada berantem pula. hadeeeeeeehhhhh -___________-
din4mo: mosaddin4mo on October 12th, 2010 02:48 pm (UTC)
kasian ... xDDD
enggarenggar on October 12th, 2010 03:58 pm (UTC)
bukannya ngehibur malah bilang kasian -_______-
Shanie: Shigenestasheva on October 12th, 2010 02:49 pm (UTC)
*pats enggar*
sapa suruh lu maunya hadi anak ryopi... XDDDD
*d tabok*
enggarenggar on October 12th, 2010 03:59 pm (UTC)
ini lagi -_________-
et dah. ini punya ibu dua doyan amat yak ngeijime saya =3=
Shanie: am I cool??nestasheva on October 12th, 2010 02:48 pm (UTC)
wkwkwkwk XDDDDDD

SARAAAAAAAAAAAAAAAPPP!!!
*guling2*

betewe,, neng.. d lock aja napa postingan lu..
malu gitu gw.. *d tajong*
lha_chanlha_chan on October 12th, 2010 02:57 pm (UTC)
@imouto : gyahahahahha.. suruh siapa pengen jadi anak ryopi.. ya itu yang terjadi.. mending di gerobak takoyaki,.. bukan di *yg dulu kita bicarain* XDDD *dibanting*

@kaa-chan : udah lah gpp.. XDD gw bukan orang penting kudu di lock segala.. gyahahhaa
din4mo: Takaitaidin4mo on October 12th, 2010 03:01 pm (UTC)
di reply aja neng... emang nya FB !! XDDDDD
Shanie: ryo-channestasheva on October 12th, 2010 03:02 pm (UTC)
jiakakaka~~~
knpe kgk langsung lu reply lhaaaa????
malah bikin komen lagi.. XDDDD
*d tabok*
lha_chanlha_chan on October 12th, 2010 03:05 pm (UTC)
gw kan baik hati jadi bikin comment lagi.. hohoho *dibakar* XDD
lha_chanlha_chan on October 12th, 2010 03:07 pm (UTC)
ITU APAAN DAH SI BAACHAN AVA NYA MASSU?? *cekek*
din4mo: tegoshockdin4mo on October 13th, 2010 12:54 am (UTC)
ava gw kan macem2 donk~ xPPP
*giling lha*
enggarenggar on October 12th, 2010 04:00 pm (UTC)
dulu kita bicarainny parah yak? *amnesia mendadak*
din4mo: Kei XDDdin4mo on October 13th, 2010 12:53 am (UTC)
ini anak .. amnesia gara2 nirmana .. LOL Bwahahahah~
*kabuuuuuur*
enggarenggar on October 14th, 2010 01:16 pm (UTC)
bukan cuma nirmana doang -_______-
kalo d jabarin ada banyak. nih yaaaa
- nirmana 2D
- nirmana 3D
- Drawing 1
enggarenggar on October 14th, 2010 01:22 pm (UTC)
yg paling menyebalkan dan yg membuat saya ga tidur berhari2 adalah Color Theory.
bentar lagi kan UTS yak, bukannya ada waktu buat anak istirahat dari tugas malah ada lagi tugasnya TT^TT
aduh biyuuung
din4mo: Ryoggh~din4mo on October 15th, 2010 12:52 am (UTC)
trus kenapa jadi curhat disini ??? DX